NUSAPERDANA.COM — Bio Farma Group tidak hanya mengirimkan obat-obatan, tetapi juga vaksin yang dibutuhkan dalam situasi darurat pascagempa. Langkah ini merupakan bagian dari sinergi holding BUMN farmasi di bawah ekosistem Danantara, yang menggabungkan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma.
Dukungan Kesehatan untuk Relawan dan Warga Terdampak
Vaksin Td diberikan sebagai upaya pencegahan terhadap risiko infeksi tetanus dan difteri yang kerap muncul di lokasi bencana. Kondisi lingkungan yang kotor, keterbatasan air bersih, serta banyaknya luka terbuka pada korban membuat penyakit ini menjadi ancaman serius.
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Shadiq Akasya menegaskan bahwa bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan pelayanan kesehatan di lapangan. "Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma Group mengerahkan kapabilitas dan sumber daya kesehatan secara terpadu untuk mendukung penanganan dan pemulihan bencana sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak," ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (23/8/2026).
Penyaluran Bertahap Sesuai Kebutuhan Lapangan
Proses distribusi vaksin tidak dilakukan sekaligus. Bio Farma memilih skema bertahap sejak 17 Agustus 2026, dengan pertimbangan kapasitas rantai dingin (cold chain) dan kebutuhan riil di pos-pos pengungsian.
Vaksin Td sendiri merupakan produk yang diproduksi langsung oleh Bio Farma, sehingga ketersediaan stok dan kualitasnya dapat dijaga. Sebagai BUMN yang telah lama menjadi pemasok vaksin nasional, Bio Farma memiliki pengalaman dalam penanganan logistik vaksin ke daerah terpencil dan wilayah bencana.
Sinergi Tiga BUMN Farmasi di Tengah Bencana
Keterlibatan Kimia Farma Group dan Indofarma memperkuat rantai distribusi hingga ke fasilitas kesehatan terdekat. Kimia Farma yang memiliki jaringan apotek luas berperan dalam pendistribusian, sementara Indofarma mendukung dari sisi logistik farmasi.
Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana holding BUMN farmasi bergerak cepat ketika bencana melanda. Selain vaksin, bantuan kesehatan lain kemungkinan juga disalurkan menyusul, menyesuaikan dengan perkembangan situasi di NTT.
Bagi masyarakat terdampak, kehadiran vaksin ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascagempa. Perlindungan dari penyakit menular membantu korban fokus pada pemulihan fisik dan psikis, sekaligus meringankan beban tenaga medis di lapangan.