Kadiskes Jelaskan Pentingnya Aktivitas Fisik Bagi Lanjut Usia
Kadiskes Inhil Himbau Masyarakat Terapkan Germas Untuk Hidup Lebih Sehat
Apa Saja Efek Samping Vaksin Sinovac? Ini Kata Ahli

Nusaperdana.com, Jakarta - Vaksinasi COVID-19 sebentar lagi dimulai. Hanya saja banyak yang bertanya-tanya soal efek samping vaksin Sinovac, yang menjadi vaksin COVID-19 pertama yang bakal digunakan di Indonesia.
Ahli mengatakan efek samping vaksin Sinovac tidak membahayakan nyawa atau menimbulkan kecacatan.
"Misalnya efek samping lokal. Jadi nyeri pada tempat suntikan. Kita kan namanya dimasukin jarum, dimasukkin vaksin, berarti ada reaksi lokal," jelas Sekretaris Eksekutif Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Dr dr Julitasari Sundoro, MSc-PH dalam diskusi Tolak dan Tangkal Hoaks yang disiarkan kanal Youtube Forum Merdeka Barat, beberapa waktu lalu.
"Ada juga reaksi sistemik, misalnya pegal-pegal kemudian demam ringan. Tapi itu sangat kecil karena vaksin yang tiba ini adalah vaksin yang inactivated, vaksin yang mati. Jadi efek sampingnya itu jauh lebih kecil dari vaksin-vaksin lain yang live attenuated atau vaksin-vaksin hidup," lanjutnya.
Vaksin Sinovac adalah salah satu vaksin COVID-19 yang yang dipakai Indonesia untuk vaksinasi COVID-19, sebanyak 3 juta dosis telah disebarkan di seluruh provinsi Tanah Air.
Sebelumnya, Turki menunjukkan vaksin Sinovac efektif 91,25 persen melawan infeksi Corona. Dikutip dari laman Reuters, peneliti Turki mengatakan pada Kamis (24/12/2020) lalu tidak ada efek samping vaksin sinovac yang terlihat selama uji klinis, selain dari satu orang yang memiliki reaksi alergi.
"Kami yakin akan efek vaksin itu. Kami sekarang yakin bahwa vaksin itu efektif dan aman untuk rakyat Turki," kata Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca pada konferensi pers.
Efek samping vaksin Sinovac yang umum dari hasil uji klinis tersebut adalah demam, nyeri ringan dan sedikit kelelahan.
Berita Lainnya
Dokter kecantikan sarankan perawatan antipenuaan mulai usia 30-an
Kaya Manfaat, Ternyata Lemon Sangat Ampuh Mengatasi Ketombe
Wow, Ternyata Banyak Manfaat Mengkonsumsi Daging Ayam
Gemar Konsumsi Gula Berlebih Beresiko Terhadap Penyakit Ini...
Studi Kesehatan, Orang yang Tidur Siang Lebih dari 30 Menit Berisiko Obesitas dan Hipertensi
Guru Besar IPB Ungkap Reskio Mengkonsumsi Minyak Jelantah Bagi Kesehatan
Menurut Pakar Kesehatan, Penyakit Campak Lebih Menular dari pada Covid-19
Lagi Program Menambah Berat Badan, Ini Buah yang Wajib Kamu Konsumsi dengan kalori Tinggi