Sering Makan Ikan Jadi Solusi Gizi Buruk


Kondisi gizi buruk masih banyak terjadi di Indonesia. Gizi buruk dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. 

Kasus, gizi buruk ini bisa dicegah dan tak harus diatasi dengan makan makanan mahal. Anda bisa mencegah gizi buruk dengan makan daging ikan.

Dilansir dari berbagai media lokal, menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2019, jumlah konsumsi ikan di Indonesia hanya 55,95 kg/kapita setiap tahun. 

Masih kalah dengan Malaysia dan Singapura yang konsumsi ikannya bisa mencapai 70-80 kg/kapita setiap tahun.

Bagaimana Ikan Menjadi Solusi untuk Mengatasi Gizi Buruk?

Gizi buruk dapat menyebabkan berbagai dampak kesehatan jangka pendek maupun panjang. 

Mulai dari bahaya stunting untuk anak hingga risiko fatal seperti kematian dapat terjadi akibat kekurangan gizi. 

Menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, ada beberapa alasan mengapa ikan dapat membantu mencegah gizi buruk. 

Salah satunya karena ikan mengandung gizi bervariasi, seperti vitamin, mineral, antioksidan, dan protein untuk menunjang kesehatan tubuh.

“Selain itu, kandungan lemak jahat di dalam ikan juga rendah. Soal protein, zat ini sangat penting bagi proses metabolisme energi itu sendiri. Bisa dibilang sumber energi itu dari protein juga," ucap dr. Iqbal.

Dijelaskan oleh dr. Iqbal, ikan laut mengandung mikronutrien, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin E, dan juga vitamin B12. Vitamin tersebut berfungsi untuk menunjang kerja organ tubuh.

Ikan turut mengandung asam lemak omega-3 seperti EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan otak dan mata. 

Dokter Iqbal turut mengatakan, "Lagi pula, harga ikan jauh lebih murah dibanding daging ayam atau sapi. Di Indonesia, kan, juga kaya akan hasil laut," ujarnya.

Ikannya tidak harus yang mahal, Anda bisa mendapatkan nutrisi melimpah dari mengonsumsi ikan patin, ikan kembung, atau ikan tongkol. Harga ikan tersebut cukup terjangkau serta mudah didapat oleh masyarakat Indonesia. 

"Jadi, gizi buruk memang bisa dicegah dengan konsumsi ikan atau makanan laut lainnya secara ideal dan berkelanjutan. Makan ikan bisa diperkenalkan sejak balita dan dikonsumsi hingga dewasa," tutup dr. Iqbal.

Makan Ikan, Jawaban untuk Atasi Gizi Buruk?

Kendati murah dan bermanfaat, Anda tidak bisa mengandalkan makan ikan saja untuk mengatasi gizi buruk. Anda harus mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang agar gizi buruk bisa diatasi. 

Di antaranya, tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi utama tubuh. Karbohidrat bisa didapat dari mengonsumsi nasi, jagung, atau singkong. 

Lalu sehari-hari, tubuh membutuhkan serat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat dapat ditemukan dalam biji-bijian, buah, dan sayuran.

Tak lupa, kebutuhan mineral tubuh juga harus dipenuhi dengan baik. Tubuh membutuhkan mineral, seperti natrium, kalium, kalsium, fosfor, magnesium, sulfur dan klorida dalam jumlah kecil. 

Sedangkan mineral, seperti tembaga, seng, besi, selenium, yodium, dan mangan umumnya dibutuhkan dalam jumlah yang besar.

Kebutuhan vitamin dan mineral tiap orang berbeda dan bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. ?????(*)



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar